Rabu, 22 Januari 2014
Rabu, 21 Agustus 2013
makalah bahasa indonesia tentang diksi,ungkapan dan majas
BAB I
PENDAHULUAN
Bahasa adalah kunci
pokok bagi kehidupan manusia di atas dunia ini, karena dengan bahasa orang bisa
berinteraksi dengan sesamanya dan bahasa merupakan sumber daya bagi kehidupan
bermasyarakat.
Adapun bahasa dapat
digunakan apabila saling memahami atau saling mengerti erat hubungannya dengan
penggunaan sumber daya bahasa yang kita miliki. Kita dapat memahami maksud dan
tujuan orang lain berbahasa/berbicara apabila kita mendengarkan dengan baik apa
yang diakatakan. Untuk itu keseragaman berbahasa sangatlah penting, supaya
komunikasi berjalan lancar.
Maka daripada itu
bangsa Indonesia pada tahun 1945 menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa
negara yang dituangkan dalam Undang-Undang Dasar 1945, dan sampai sekarang
pemakaian bahasa Indonesia makin meluas dan menyangkut berbagai bidang
kehidupan.
Kita sebagai
generasi muda, marilah kita pelihara bahasa Indonesia ini, memgingat akan arti
pentingya bahasa untuk mengarungi kehidupan masa globalisasi, yang menuntuk
akan kecerdasan berbahasa, berbicara, keterampilan menggunakan bahasa dan
memegang teguh bahasa Indonesia, demi memajukan bangsa ini, supaya bangasa kita
tidak dipandang sebelah mata oleh bangsa lain. Maka dari itu disini penulis
akan mencoba menguraikan tentang “Diksi,majas dan makna ungkapan”
BAB II
PEMBAHASAN
A.Diksi
Dalam arti aslinya dan pertama, merujuk
pada pemilihan kata dan gaya ekspresi oleh penulis atau pembicara.
Arti kedua, arti “diksi” yang lebih umum
digambarkan dengan seni berbicara jelas sehingga setiap kata dapat didengar dan
dipahami kerumitan dan arti kata tersebut.
Diksi memiliki beberapa bagian; pendaftaran kata formal atau informal dalam konteks sosial adalah yang utama. Analisis diksi secara literal menemukan bagaimana satu kalimat menghasilkan intonasi dan karakterisasi, contohnya penggunaan kata-kata yang berhubungan dengan gerakan fisik menggambarkan karakter aktif, sementara penggunaan kata-kata yang berhubungan dengan pikiran menggambarkan karakter yang introspektif.Diksi juga memiliki dampak terhadap pemilihan kata dan sintaks.
Diksi memiliki beberapa bagian; pendaftaran kata formal atau informal dalam konteks sosial adalah yang utama. Analisis diksi secara literal menemukan bagaimana satu kalimat menghasilkan intonasi dan karakterisasi, contohnya penggunaan kata-kata yang berhubungan dengan gerakan fisik menggambarkan karakter aktif, sementara penggunaan kata-kata yang berhubungan dengan pikiran menggambarkan karakter yang introspektif.Diksi juga memiliki dampak terhadap pemilihan kata dan sintaks.
Syarat
ketepatan kata:
1.Membedakan makna denotasi dan
konotasi dengan cermat.
2.Membedakan secara cermat makna kata yang hampir bersinonim, misalnya: adalah, ialah, yaitu, merupakan, dalam pemakaiannya berbeda-beda.
3.Membedakan makna kata secara cermat kata yang mirip ejaanya, misalnya: infrensi (kesimpulan) dan iterefrensi (saling mempengaruhi).
4.Tidak menafsirkan makna kata secara subjektif berdasarkan pendapat sendiri.
5.Menggunakan imbuhan asing. (jika diperlukan)
6.Menggunakan kata-kata idiomatik berdasarkan susunan (pasangan) yang benar.
7.Menggunakan kata umum dan kata khusus secara cermat.
8.Menggunakan kata yang berubah makna dengan cermat.
9.Menggunkan dengan cermat kata bersinonim.
10.Menggunakan kata abstrak dan konkrit secara cermat.
2.Membedakan secara cermat makna kata yang hampir bersinonim, misalnya: adalah, ialah, yaitu, merupakan, dalam pemakaiannya berbeda-beda.
3.Membedakan makna kata secara cermat kata yang mirip ejaanya, misalnya: infrensi (kesimpulan) dan iterefrensi (saling mempengaruhi).
4.Tidak menafsirkan makna kata secara subjektif berdasarkan pendapat sendiri.
5.Menggunakan imbuhan asing. (jika diperlukan)
6.Menggunakan kata-kata idiomatik berdasarkan susunan (pasangan) yang benar.
7.Menggunakan kata umum dan kata khusus secara cermat.
8.Menggunakan kata yang berubah makna dengan cermat.
9.Menggunkan dengan cermat kata bersinonim.
10.Menggunakan kata abstrak dan konkrit secara cermat.
B. MAJAS
Majas
adalah gaya bahasa dalam bentuk tulisan maupun lisan yang dipakai dalam suatu
karangan yang bertujuan untuk mewakili perasaan dan pikiran si pengarang.
1. Klimaks
Adalah semacam gaya bahasa yang menyatakan beberapa hal yang dituntut semakin lama semakin meningkat.
Contoh : Kesengsaraan membuahkan kesabaran, kesabaran pengalaman, dan pengalaman harapan.
2. Antiklimaks
Adalah gaya bahasa yang menyatakan beberapa hal berurutan semakin lma semakin menurun.
Contoh : Ketua pengadilan negeri itu adalah orang yang kaya, pendiam, dan tidak terkenal namanya
3. Paralelisme
Adalah gaya bahasa penegasan yang berupa pengulangan kata pada baris atau kalimat. Contoh : Jika kamu minta, aku akan datang
4. Antitesis
Adalah gaya bahasa yang menggunakan pasangan kata yang berlawanan maknanya.
Contoh : Kaya miskin, tua muda, besar kecil, smuanya mempunyai kewajiban terhadap keamanan bangsa.
Reptisi adalah perulangan bunyi, suku kata, kata atau bagian kalimat yang dianggap penting untuk memberi tekanan dalam sebuah konteks yang sesuai
5. Epizeuksis
Adalah repetisi yang bersifat langsung, artinya kata yang dipentingkan diulang beberapa kali berturut-turut.
Contoh : Kita harus bekerja, bekerja, dan bekerja untuk mengajar semua ketinggalan kita.
6. Tautotes
Ada;aj repetisi atas sebuah kata berulang-ulang dalam sebuah konstruksi.
Contoh : kau menunding aku, aku menunding kau, kau dan aku menjadi seteru
7. Anafora
Adalah repetisi yang berupa perulangan kata pertama pada setiap garis.
Contoh : Apatah tak bersalin rupa, apatah boga sepanjang masa
8. Epistrofora
Adalah repetisi yang berwujud perulangan kata atau frasa pada akhir kalimat berurutan Contoh : Bumi yang kau diami, laut yang kaulayari adalah puisi,
Udara yang kau hirupi, ari yang kau teguki adalah puisi
9. Simploke
Adalah repetisi pada awal dan akhir beberapa baris atau kalimat berturut-turut.
Contoh : Kau bilang aku ini egois, aku bilang terserah aku. Kau bilang aku ini judes, aku bilang terserah aku.
10. Mesodiplosis
Adalah repetisi di tengah-tengah baris-baris atau beberapa kalimat berurutan.
Contoh : Para pembesar jangan mencuri bensin. Para gadis jangan mencari perawannya sendiri.
1. Klimaks
Adalah semacam gaya bahasa yang menyatakan beberapa hal yang dituntut semakin lama semakin meningkat.
Contoh : Kesengsaraan membuahkan kesabaran, kesabaran pengalaman, dan pengalaman harapan.
2. Antiklimaks
Adalah gaya bahasa yang menyatakan beberapa hal berurutan semakin lma semakin menurun.
Contoh : Ketua pengadilan negeri itu adalah orang yang kaya, pendiam, dan tidak terkenal namanya
3. Paralelisme
Adalah gaya bahasa penegasan yang berupa pengulangan kata pada baris atau kalimat. Contoh : Jika kamu minta, aku akan datang
4. Antitesis
Adalah gaya bahasa yang menggunakan pasangan kata yang berlawanan maknanya.
Contoh : Kaya miskin, tua muda, besar kecil, smuanya mempunyai kewajiban terhadap keamanan bangsa.
Reptisi adalah perulangan bunyi, suku kata, kata atau bagian kalimat yang dianggap penting untuk memberi tekanan dalam sebuah konteks yang sesuai
5. Epizeuksis
Adalah repetisi yang bersifat langsung, artinya kata yang dipentingkan diulang beberapa kali berturut-turut.
Contoh : Kita harus bekerja, bekerja, dan bekerja untuk mengajar semua ketinggalan kita.
6. Tautotes
Ada;aj repetisi atas sebuah kata berulang-ulang dalam sebuah konstruksi.
Contoh : kau menunding aku, aku menunding kau, kau dan aku menjadi seteru
7. Anafora
Adalah repetisi yang berupa perulangan kata pertama pada setiap garis.
Contoh : Apatah tak bersalin rupa, apatah boga sepanjang masa
8. Epistrofora
Adalah repetisi yang berwujud perulangan kata atau frasa pada akhir kalimat berurutan Contoh : Bumi yang kau diami, laut yang kaulayari adalah puisi,
Udara yang kau hirupi, ari yang kau teguki adalah puisi
9. Simploke
Adalah repetisi pada awal dan akhir beberapa baris atau kalimat berturut-turut.
Contoh : Kau bilang aku ini egois, aku bilang terserah aku. Kau bilang aku ini judes, aku bilang terserah aku.
10. Mesodiplosis
Adalah repetisi di tengah-tengah baris-baris atau beberapa kalimat berurutan.
Contoh : Para pembesar jangan mencuri bensin. Para gadis jangan mencari perawannya sendiri.
C. UNGKAPAN
Ungkapan
adalah gabungan dua kata atau lebih yang maknanya tidak dapat diturunkan dari
makna kata-kata yang membentuknya, seperti buah mulut, mata hati, jantung hati,
dan sebagainya. Contoh ungkapan dan artinya:
a. Akibat peristiwa kemarin, ia menjadi buah bibir di desanya.
Buah bibir = bahan pembicaraan
b. Walaupun banyak rintangan yang menghadang,Arman tetap berhati baja menyelesaikan permasalahannya sendiri.
Berhati baja = berpendirian teguh
c. Dimas adalah buah hati Pak Agus yang selalu dimanja.
Buah hati = anak kesayangan.
a. Akibat peristiwa kemarin, ia menjadi buah bibir di desanya.
Buah bibir = bahan pembicaraan
b. Walaupun banyak rintangan yang menghadang,Arman tetap berhati baja menyelesaikan permasalahannya sendiri.
Berhati baja = berpendirian teguh
c. Dimas adalah buah hati Pak Agus yang selalu dimanja.
Buah hati = anak kesayangan.
MACAM-MACAM
UNGKAPAN
1. Ungkapan dengan bagian tubuh
2. Ungkapan dengan indra
3. Ungkapan dengan nama warna
4. Ungkapan dengan nama benda alam
5. Ungkapan dengan nama binatang
6. Ungkapan dengan bagian tumbuh-tumbuhan
7. Ungkapan dengan kata bilangan
1. Ungkapan dengan bagian tubuh
2. Ungkapan dengan indra
3. Ungkapan dengan nama warna
4. Ungkapan dengan nama benda alam
5. Ungkapan dengan nama binatang
6. Ungkapan dengan bagian tumbuh-tumbuhan
7. Ungkapan dengan kata bilangan
1. Ungkapan dengan bagian tubuh
Contoh:
a. Jeng Sri memang tinggi hati. (sombong)
b. Karena ucapan orang itu, Waluyo naik darah. (marah)
c. Itulah akibatnya kalau menjadi anak yang berkepala batu. (tidak mau menurut)
2. Ungkapan dengan
indra
Contoh:
a. Hati-hati terhadap orang yang besar mulut itu. (suka membual)
b. Merah telinganya ketika ia dituduh sebagai koruptor. (marah)
c. Karena mata gelap, dia mengamuk di kantor. (hilang kesabaran)
Contoh:
a. Hati-hati terhadap orang yang besar mulut itu. (suka membual)
b. Merah telinganya ketika ia dituduh sebagai koruptor. (marah)
c. Karena mata gelap, dia mengamuk di kantor. (hilang kesabaran)
3. Ungkapan dengan nama warna
Contoh:
a. Lebih baik berputih tulang daripada hidup menanggung malu seperti ini. (mati)
b. Ketika kutinggalkan dulu engkau masih merah, sekarang sudah seorang jejaka. masih bayi)
3. Perjanjian itu haruslah dibuat hitam di atas putih supaya ada bukti. (tertulis)
4. Ungkapan dengan nama benda alam
Contoh:
1. Selama pertandingan sepak bola itu, benar-benar dia menjadi bintang lapangan. (pemain yang baik).
2. Pidatonya digaraminya dengan lelucon sehingga menarik para pendengarnya. (dibumbui; dihiasi)
3. Jangan lekas percaya akan kabar angin itu. (kabar yang belum pasti; desas-desus)
5. Ungkapan dengan nama binatang
Contoh:
a. Lagi-lagi aku yang dikambing hitamkan bila timbul keributan di kelas. (orang yang dipersalahkan)
b. Maaf, aku tak sudi kaujadikan aku sebagai kuda tunggangmu. (kausuruh-suruh untuk kepentinganmu)
c. Dasar kau berotak udang, soal semudah ini saja kau tak mengerti. (bodoh)
6. Ungkapan dengan bagian tumbuh-tumbuhan
Contoh:
a. Kalau rasa permusuhan itu tidak dicabut sampai akar-akarnya, hubungan kalian tak pernah baik. (dihilangkan benar-benar)
b. “Gema Tanah Air” sebuah bunga rampai yang disusun oleh H.B. Jassin. (buku yang berisi kumpulan karangan beberapa orang)
c. Segala pekerjaannya hampir tak ada yang berbuah. (berhasil)
7. Ungkapan dengan kata bilangan
Contoh:
a. Kalau bekerja dengan setengah hati, hasilnya kurang memuaskan (tidak sungguh-sungguh)
b. Janganlah seperti pepatah: Masuk tiga keluar empat. (pengeluaran lebih besar daripada penghasilan)
c. Keduanya telah mengadakan pertemuan empat mata kemarin. (pertemuan rahasia)
BAB III
PENUTUP
•
Kesimpulan
Diksi
sangat penting dalam penulisan atau pengucapan kata dalam bahasa indonesia.
Karena dengan adanya Diksi, kita semua akan lebih mudah mengerti tentang suatu
kata yang di tulis atau di ucapkan. Majas dan ungkapan juga sama pentingnya
bagi penulisan atau ungkapan.
•
Saran
Demikianlah
makalah ini saya buat. Semoga dapat berguna bagi saya pribadi dan pembaca
umumnya.saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata
sempurna.oleh karena itu, saya sangat mengharapkan kritik dan saran dari
kawan-kawan semuanya.
Sabtu, 26 Januari 2013
contoh makalah tentang remaja
Pendahuluan
·
Latar
belakang
Perkembangan
individu (remaja) berlangsung
terus menerus dan tidak dapat diulang kembali. Masa remaja merupakan masa yang
rentan terhadap perbuatan-perbuatan yang kurang baik diakibatkan sikap mereka yang suka mencoba-coba pada hal yang baru. Pada perkembangan fisik remaja mulai nampak terutama pada bagian organ-organ seksualnya secara fisik, maupun
secara psikis.
Hal
ini bisa saja diakibatkan sistem pendidikan di Indonesia yang tidak banyak
menggunakan metode belajar
mengajar
satu arah (ceramah) dan kurangnya perhatian pada pengembangan cara berpikir.
Penyebab lainnya bisa juga diakibatkan oleh pola asuh orangtua yang cenderung
masih memperlakukan remaja sebagai anak-anak, sehingga anak tidak memiliki
keleluasan dalam memenuhi tugas perkembangan sesuai dengan usia dan mental.
Semestinya, seorang remaja sudah harus mampu mencapai tahap pemikiran abstrak
supaya saat mereka lulus sekolah menengah, sudah terbiasa berpikir kritis dan
mampu untuk menganalisis masalah dan mencari solusi terbaik.
·
Rumusan
Masalah
Dari
latar belakang diatas maka dapat ditarik suatu rumusan masalah sebagai berikut
:
1. Apa
yang dimaksud dengan masa remaja atau pubertas?
2. Bagaimana
cara mengatasi kenakalan-kenakalan remaja?
3. Apa
saja dampak yang akan terjadi?
4. Bagaimana
tanda-tanda masa remaja/pubertas di lingkungannya?
·
Tujuan
ü Menambah
wawasan dan pengetahuan mengenai kehidupan di masa remaja.
ü Mengetahui
dampak yang akan terjadi di masa remaja.
ü Dapat berfikir kritis, analitis, dan
objektif terhadap masalah di lingkungan sekitar, terutama masalah yang berkaitan
dengan kenakalan-kenakalan remaja.
ü Mengkaji secara mendalam dari suatu
peristiwa atau yang terkait dengan masalah kenakaln remaja.
ü Agar memperoleh
pengetahuan mengenai dampak-dampak.
·
Kegunaan
1. Bagi Pembaca
a. Setelah membaca makalah ini diharapkan
akan meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama.
b. Dengan membaca makalah ini
diharapkan bisa mengambil manfaat, hikmah serta nilai-nilai yang terkait
tentang kenakalan remaja.
2. Bagi penulis
a. Dengan mengkaji permasalahan
tersebut diharapkan kami dapat memperoleh wawasan dan pengetahuan yang
mendalam.
b. Sebagai tolok ukur untuk menilai
kemampuan kami dalam makalah yang berkualitas.
c. Mengetahui dampak yang terjadi
akibat kurangnya kepedulian orang tua.
BAB II
Isi
1.
MASA REMAJA
Masa remaja merupakan
masa dimana seorang individu mengalami peralihan dari satu tahap ke tahap
berikutnya dan mengalami perubahan baik emosi, tubuh, minat, pola perilaku, dan
juga penuh dengan masalah-masalah. Oleh
karenanya, remaja sangat rentan sekali mengalami masalah psikososial, yakni
masalah psikis atau kejiwaan yang timbul sebagai akibat terjadinya perubahan
sosial.
Masa remaja merupakan sebuah periode dalam kehidupan
manusia yang batasannya usia maupun peranannya seringkali tidak terlalu jelas.
Pubertas yang dahulu dianggap sebagai tanda awal keremajaan ternyata tidak lagi
valid sebagai patokan atau batasan untuk pengkategorian remaja sebab usia
pubertas yang dahulu terjadi pada akhir usia belasan (15-18) kini terjadi pada
awal belasan bahkan sebelum usia 11 tahun. Seorang anak berusia 10 tahun
mungkin saja sudah (atau sedang) mengalami pubertas namun tidak berarti ia
sudah bisa
dikatakan sebagai remaja dan sudah siap menghadapi dunia orang dewasa.
Ia belum siap menghadapi dunia nyata orang dewasa, meski di
saat yang sama ia juga bukan anak-anak lagi. Berbeda dengan balita yang
perkembangannya dengan jelas dapat diukur, remaja hampir tidak memiliki pola
perkembangan yang pasti. Dalam perkembangannya seringkali mereka menjadi
bingung karena kadang-kadang diperlakukan sebagai anak-anak tetapi di lain
waktu mereka dituntut untuk bersikap mandiri dan dewasa.
Memang banyak perubahan pada diri seseorang sebagai tanda
keremajaan, namun seringkali perubahan itu hanya merupakan suatu tanda-tanda
fisik dan bukan sebagai pengesahan akan keremajaan seseorang. Namun satu hal
yang pasti, konflik yang dihadapi oleh remaja semakin kompleks seiring dengan
perubahan pada berbagai dimensi kehidupan dalam diri mereka.
Untuk dapat memahami remaja, maka
perlu dilihat berdasarkan perubahan pada dimensidimensi tersebut
Terjadi perubahan-perubahan fisik, perubahan tingkah laku maupun psikis Bentuk
fisik mereka akan berubah secara cepat sejak awal pubertas dan akan membawa
mereka pada dunia remaja.
Perkembangan
kognitif remaja, dalam merupakan periode terakhir dan tertinggi dalam tahap
pertumbuhan operasi formal. Tahap perkembangan
yaitu operasional konkrit, dimana pola pikir yang digunakan masih sangat
sederhana dan belum mampu melihat masalah dari berbagai dimensi.
Masa remaja
adalah periode dimana seseorang mulai bertanya-tanya mengenai berbagai fenomena
yang terjadi di lingkungan sekitarnya sebagai dasar bagi pembentukan nilai diri
mereka.
Masa remaja
merupakan masa yang penuh gejolak. Pada masa ini mood (suasana hati)
bisa berubah dengan sangat cepat. Meski
mood remaja yang mudah berubah-ubah dengan cepat, hal tersebut belum
tentu merupakan gejala atau masalah psikologis.
2.
Kenakalan
Remaja Atau Kenakalan Orang Tua
Akhir-akhir ini
fenomena kenakalan remaja makin meluas. Bahkan hal ini sudah terjadi sejak
dulu. Para pakar psikolog selalu mengupas masalah yang tak pernah
habis-habisnya ini. Kenakalan Remaja, seperti sebuah lingkaran hitam yang tak
pernah putus. Sambung menyambung dari waktu ke waktu, dari masa ke masa, dari
tahun ke tahun dan bahkan dari hari ke hari semakin rumit. Masalah kenalan
remaja merupakan masalah yang kompleks terjadi di berbagai kota di Indonesia.
Sejalan dengan arus modernisasi dan teknologi yang semakin berkembang, maka
arus hubungan antar kota-kota besar dan daerah semkain lancar, cepat dan mudah.
Dunia teknologi yang
semakin canggih, disamping memudahkan dalam mengetahui berbagai informasi di
berbagai media, disisi lain juga membawa suatu dampak negatif yang cukup meluas
diberbagai lapisan masyarakat. Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh
remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya,
baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Masa kanak-kanak dan
masa remaja berlangsung begitu singkat, dengan perkembangan fisik, psikis, dan
emosi yang begitu cepat. Secara psikologis, kenakalan remaja merupakan wujud
dari konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak
maupun remaja para pelakunya. Seringkali didapati bahwa ada trauma dalam masa
lalunya, perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya, maupun
trauma terhadap kondisi lingkungannya, seperti kondisi ekonomi yang membuatnya
merasa rendah diri.
Mengatasi kenakalan remaja,
berarti menata kembali emosi remaja yang tercabik-cabik itu. Emosi dan perasaan
mereka rusak karena merasa ditolak oleh keluarga, orang tua, teman-teman,
maupun lingkungannya sejak kecil, dan gagalnya proses perkembangan jiwa remaja
tersebut. Trauma-trauma dalam hidupnya harus diselesaikan, konflik-konflik
psikologis yang menggantung harus diselesaikan, dan mereka harus diberi
lingkungan yang berbeda dari lingkungan sebelumnya. Pertanyaannya : tugas siapa
itu semua ? Orang tua-kah ? Sedangkan orang tua sudah terlalu pusing memikirkan
masalah pekerjaan dan beban hidup lainnya. Saudaranya-kah? Mereka juga punya
masalah sendiri, bahkan mungkin mereka juga memiliki masalah yang sama.
Pemerintah-kah ? Atau siapa ? Tidak gampang untuk menjawabnya. Tetapi, memberikan
lingkungan yang baik sejak dini, disertai pemahaman akan perkembangan anak-anak
kita dengan baik, akan banyak membantu mengurangi kenakalan remaja. Minimal
tidak menambah jumlah kasus yang ada.
Kenakalan remaja,
merupakan salah si anak? atau orang tua? Karena ternyata banyak orang tua yang
tidak dapat berperan sebagai orang tua yang seharusnya. Mereka hanya
menyediakan materi dan sarana serta fasilitas bagi si anak tanpa memikirkan
kebutuhan batinnya. Orang
tua juga sering menuntut banyak hal tetapi lupa untuk memberikan contoh yang
baik bagi si anak. Sebenarnya kita melupakan sesuatu ketika berbicara masalah
kenakalan remaja, yaitu hukum kausalitas. Sebab, dari kenakalan seorang remaja
selalu dikristalkan menuju faktor eksternal lingkungan yang jarang memerhatikan
faktor terdekat dari lingkungan remaja tersebut dalam hal ini orangtua. Kita
selalu menilai bahwa banyak kasus kenakalan remaja terjadi karena lingkungan
pergaulan yang kurang baik, seperti pengaruh teman yang tidak benar, pengaruh
media massa, sampai pada lemahnya iman seseorang.
Ketika kita berbicara
mengenai iman, kita mempersoalkan nilai dan biasanya melupakan sesuatu, yaitu
pengaruh orangtua. Didikan orangtua yang salah bisa saja menjadi faktor
psikologis utama dari timbulnya kenakalan pada diri seorang remaja. Apalagi
jika kasus negatif menyerang orangtua terhadap remaja, seperti perselingkuhan, perceraian, dan pembagian harta
gono-gini. Mungkin kita perlu mengambil istilah baru, kenakalan orangtua. Orang tua, sering lupa
bahwa perilakunya berakibat pada anak-anaknya.
Karena kehidupan ini
tidak lepas dari contek-menyontek perilaku yang pernah ada. Bisa juga karena
ada pembicaran
terhadap perilaku yang mengarah pada kesalahan, sehingga yang salah menjadi
kebiasaan. Para orang tua jangan berharap anaknya menjadi baik, jika orang
tuanya sendiri belum menjadi baik.
Sebenarnya
hati nurani generasi ingin menghimbau hal tersebut, akan tetapi itu menjadi
sangat sulit untuk diubah karena telah menjadi suatu rutinitas kebiasaan sehari-hari
3.
Kanakalan
Remaja Kini Menjadi Masalah Sosial
Remaja
Indonesia akhir-akhir ini menjadi pusat perhatian dari berbagai pihak,
khususnya pemerintah dan orang tua. Orang tua terutama yang memiliki anak remaja sangat
prihatin dan khawatir kepada putra-putri mereka karna banyak kenalan remaja
sangat meresahkan. Kenakalan remaja
itu diantaranya adalah seks bebas, penggunaan obat-obatan terlarang, serta minuman keras. Hal ini
di tambah lagi dengan tayangan televisi
yang banyak memberikan contoh yang sebenarnya itu adalah hal-hal negatif yang sebagian besar
banyak para remaja yang seperti di tutut mengikuti tayangan televisi tersebut karena
kemajuan jaman.
Majalah-majalah seks juga sekarang banyak di perjual
belikan sehingga para remaja dapat
membeli dengan mudah. Bahkan di dunia informatika yang tujuan utamanya
adalah untuk memudahkan kita dalam mengakes informasi yang kita butuhkan sering di salah gunakan
oleh para remaja untuk memngakses hal-hal yang negatif. Karena kemudahan memperoleh informasi-informasi
yang negatif
televisi, majalah dan kemajuan teknologi tersebut maka banyak para remaja mempraktikkan apa yang di baca
dan dilihatnya.
Seks bebas di Indonesia sudah tidak lagi di anggap
tabu. Bahkan banyak diantara mereka
harus menikah dini setelah melakukan seks.
Obat-obatan terlarang seperti
psikotropika banyak di gunakan oleh
remaja-remaja kita saat ini.
Hal ini desebabkan karena banyak pengedar yang memanfaatkan psikoligi para
remaja yang masih labil untuk melakukan apa yang mereka inginkan. Hal kecil
adalah rokok. Di dalam rokok terdapat zat-zat yang berbahaya dan mengandung
narkotika. Namun remaja
putra khususnya sangat sulit apabila mereka di jauhkan dari rokok. Bahkan
banyak remaja pada saat ini sudah kecanduan pada rokok. Hal lain yang juga meresahkan
orang tua adalah
minuman keras. Minuman keras saat ini banyak di jual bebas bahkan dengan harga yang relatif murah.
Minum minuman keras kini menjadi hal yang biasa pada
remaja Indonesia. Faktor orang tua dan pendidikan yang kurang memperhatikan
mereka dapat menjadi salah satu
faktor dalam memengaruhi mereka yang merasa tidak lagi di perhatikan. Minuman keras seakan menjadi
pelarian bagi mereka
untuk menghilangkan rasa kesal dan emosi. Namun hal ini dapat di cegah dengan
lebih memperhatikan mereka.
4. REMAJA DAN
ROKOK
Di masa
modern ini, merokok merupakan suatu pemandangan yang sangat tidak asing.
Kebiasaan merokok dianggap dapat memberikan kenikmatan bagi si perokok, namun
dilain pihak dapat menimbulkan dampak buruk bagi si perokok sendiri maupun
orang – orang disekitarnya. Berbagai kandungan zat yang terdapat di dalam rokok
memberikan dampak negatif bagi tubuh penghisapnya.
Beberapa
motivasi yang melatar belakangi
seseorang merokok adalah untuk mendapat pengakuan, untuk menghilangkan
kekecewaan, dan menganggap perbuatannya tersebut tidak melanggar norma. Hal ini
sejalan dengan kegiatan merokok yang dilakukan oleh remaja yang biasanya
dilakukan didepan orang lain, terutama dilakukan di depan kelompoknya karena
mereka sangat tertarik kepada kelompok sebayanya atau dengan kata
Kamis, 17 Januari 2013
administrasi server
Mengadministrasi Server dalam Jaringan
<p>Your browser does not support iframes.</p>
Mengadministrasi Server dalam jaringan merupakan modul teori dan atau praktikum teknik komputer jaringan yang membahas dasar-dasar mengadministrasi Server
dalam mengelola suatu jaringan baik sebagai jaringan local atau
jaringan berbasis luas ( WAN ). Di sebuah komputer yang digunakan oleh
banyak user dan belum diterapkan pemberian Disk Quota, seringkali
masing-masing user menyimpan datanya tanpa memperhatikan kapasitas
harddisk komputer tersebut. Tentu saja hal in akan menimbulkan
masalah-masalah yang membuat pusing seorang administrator.
Mengadministrasi Server dalam jaringan.
Untuk mengatasi agar masing-masing user tidak dapat menyimpan data
melebihi kapasitas yang diizinkan , maka seorang administrator perlu
menerapkan pemberian disk quota pada masing-masing user tersebut. Akan
tetapi mungkin saja ada beberapa user yang ingin diberikan disk quota
yang lebih besar atau bahkan mungkin diberikan disk quota yang tidak
terbatas. Karena itu dengan penerapan disk quota ini dapat diatur
pembagian quota masing-masing user sesuai dengan yang dikehendaki.
Banyak pilihan yang dapat digunakan dalam menentukan cara untuk memberikan batas quota yag mungkin dialokasikan untuk seorang user atau group yaitu apakah dengan menentukan ruang disk atau dengan menentukan banyak file yang boleh mereka buat. Anda boleh saja membatasi alokasi ruang disk (block quota) atau berdasarkan jumlah file (inode quota) atau mungkin kombinasi keduanya. Masing-masing pembatasan ini kemudian akan dibagi atas dua kategori, yaitu kategori hard limit dan soft limits.
Hard limit tidak boleh dilewati. Setelah seorang user mencapai hard limitnya, dia tidak akan mendapatkan tambahan alokasi baru pada file sistem tersebut. Sebagai contoh jika user tersebut mempunyai hard limit 500 blok dalam sebuah file sistem saat dia telah mengggunakan 490 blok, maka user tersebut hanya tinggal memiliki alokasi 10 blok. Jika dia mencoba untuk mengalokasikan tambahan 11 blok, maka usaha ini akan gagal karena sudah melewati hard limitnya.
Sebaliknya soft limit dapat dilewati tapi hanya selama waktu yang telah ditetapkan. Periode ini dikenal dengan sebutan grace period, yang harga defaultnya adalah seminggu atau tujuh hari. Jika seorang user tetap mempertahankan kelebihan quota di batas soft limit lebih lama dari grace periodyang dimilikinya, maka soft limit ini akan berubah menjadi hard limit. Kemudian karena sifat hard limit, dia tidak akan memperoleh tambahan alokasi lagi. Saat user tersebut mengembalikan lagi pemakaian ruang disk di bawah batas quota yang dimilikinya, grace period akan diset ulang.
B. PRASYARAT
Kemampuan awal yang dipersyaratkan untuk mempelajari modul ini adalah :
- Peserta diklat telah lulus modul / materi diklat mengadministrasi perangkat jaringan LAN (Lokal Area Network)
- Peserta diklat menguasai pengetahuan pengoperasian computer`
- Peserta diklat mampu mengoperasikan komputer sesuai dengan intruksi manual book.
C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL
1. Petunjuk Bagi Siswa
Siswa diharapkan mampu berperan aktif dan berinteraksi dengan sumber belajar yang mendukungnya, karena itu harus diperhatikan beberapa hal sebagai berikut :
a. Langkah – langkah Belajar
Modul ini berisi materi mengenai kompetensi Mengadministrasi Server dalam jaringan yang tersambung jaringan Luas, oleh sebab itu perlu diperhatikan beberapa hal agar peserta diklat lebih berkompeten dan professional, yaitu :
- Apa yang harus dikerjakan pertama kali dalam Mengadministrasi Server dalam jaringan yang tersambung jaringan lokal?
- Bagaimana cara Mengadministrasi Server dalam jaringan yang tersambung jaringan Luas ( WAN )?
- Apakah diagnosis permasalahan Mengadministrasi Server dalam jaringan dan instalasi perangkat server yang tersambung jaringan lokal atau luas sudah sesuai dengan aturan dan apakah sistem dapat bekerja dengan baik dan benar ?
b. Perlengkapan yang Harus Dipersiapkan
Untuk menunjang kelancaran tugas yang akan Anda lakukan, maka persiapkanlah seluruh perlengkapan yang diperlukan sesuai dengan jenis tugas pada masing-masing kegiatan pemelajaran.
c. Hasil Pelatihan
Anda akan mampu melakukan tugas/pekerjaan permasalahan Mengadministrasi Server dalam jaringan yang tersambung jaringan.
2. Peran Guru
Guru yang akan mengajarkan modul ini hendaknya mempersiapkan diri sebaik-baiknya yaitu mencakup aspek strategi pemelajaran, penguasaan materi, pemilihan metode, alat bantu media pemelajaran dan perangkat evaluasinya.
D. TUJUAN AKHIR
Setelah mempelajari modul ini, peserta diklat diharapkan kompeten dan professional melakukan tugas/pekerjaan Mengadministrasi Server dalam jaringan sesuai kebutuhan yang dihadapi.
Selasa, 15 Januari 2013
ubuntu sunda
Luncat ka: pituduh , sungsi
Nyaéta Ubuntu operating system complete dumasar kana Linux , disayagakeun kalawan free meunang jeung pangrojong boh boh community nuasalna ti ti tanaga professional experts. Dimekarkeun sorangan my Ubuntu Ubuntu community volunteers. [ citation needed ] "Ubuntu" tina basa asalna African ancient, anu ahartina 'ka perikamanusaan Sasama to human sense ". [ citation needed ] The purpose of the Ubuntu Linux distribution tina nyaéta pikeun mawa sumanget anu nyangkaruk dina Ubuntu kana dunya pakakas lemes dina dunya computer. [1] [2]
Ubuntu operating syitem mangrupa tea anu anu kumplit ngutamakeun community, pangrojong, jeung sangkan babari ngurangan using that without speed, kakuatan, neither the flexibility. [ citation needed ] Ieu tea nyaéta Linux pikeun kahirupan to human, dirarancang pikeun saha BAE ti pamaké nepika basic computer experts. [3]
Ubuntu ngasupkeun leuwih ti 6000 Siki pakakas lemes, jeung pikeun desktop installation can dilakukeun uku makeup Hiji CD with BAE. [ citation needed ] Ubuntu ngasupkeun sakumna pikeun standard desktop applications mimiti paholah ti soy sumebar underlayer application (spreadsheet) application nepika pikeun ngaksés internet , pakakas lemes pikeun Web server, pakakas pikeun base pamrograman jeung Oge kaulinan. [1]
Ubuntu operating syitem mangrupa tea anu anu kumplit ngutamakeun community, pangrojong, jeung sangkan babari ngurangan using that without speed, kakuatan, neither the flexibility. [ citation needed ] Ieu tea nyaéta Linux pikeun kahirupan to human, dirarancang pikeun saha BAE ti pamaké nepika basic computer experts. [3]
Ubuntu ngasupkeun leuwih ti 6000 Siki pakakas lemes, jeung pikeun desktop installation can dilakukeun uku makeup Hiji CD with BAE. [ citation needed ] Ubuntu ngasupkeun sakumna pikeun standard desktop applications mimiti paholah ti soy sumebar underlayer application (spreadsheet) application nepika pikeun ngaksés internet , pakakas lemes pikeun Web server, pakakas pikeun base pamrograman jeung Oge kaulinan. [1]
LIST eusi |
Philosophy
Ubuntu mibanda palsapah:- pakakas lemes sakuduna disadiakeun kalawan free
- ETA pakakas applications using that bias must lemes tea dina local sewing base-creature-creature séwangan pikeun anu physical kawatesanan jeung,
- pamaké kudu boga kabébasan pikeun ngaropéa pakakas lemes pikeun Naon BAE anu my dipikabutuh maranéhna. [ citation needed ]
Medal Nu (release)
List of Ubuntu anu anu Geus medal jeung dirarancang pikeun dipedalkeun [4] :| Version | Release Date | Ngaran code | Sub Version | Dirojong nepika |
|---|---|---|---|---|
| 4:10 | October 20, 2004 | Warty Warthog | Sounder | 30 April 2006 |
| 5:04 | 8 April 2005 | Hoary Hedgehog | Array | October 31, 2006 |
| 5:10 | October 13, 2005 | Breezy Badger | Colony | 13 April 2007 |
| 6.06 LTS (Long Term Support) | June 1, 2006 | Dapper Drake | Flight | June 2009 (desktop) |
| June 2011 (server) | ||||
| 6:10 | October 26, 2006 | Edgy Eft | Knot | April 2008 |
| 7:04 | 19 April 2007 | Feisty Fawn | Herd | October 2008 |
| 7:10 | October 18, 2007 | Gutsy Gibbon | Tribe | April 2009 |
| 8.04 LTS (Long Term Support) | 21 April 2008 | Hardy Heron | Siege | April 2011 (desktop) |
| April 2013 (server) | ||||
| 8:10 | October 30, 2008 | Intrepid Ibex | ||
| 9:04 | 23 April 2009 [5] | Jaunty Jackalope | ||
| 9:10 | October 29, 2009 [6] | Karmic Koala [7] | ||
| 10.04 LTS | 29 April 2010 [8] | Lucid Lynx [9] | ||
| 10:10 | October 10, 2010 [10] | Maverick Meerkat [11] | ||
| 11:04 | 28 April 2011 [12] | Natty Narwhal [13] | ||
Gallery
Ubuntu kiwari
Ubuntu version nu munggaran tea dumasar kana desktop GNOME . ETA Sabada Oge ditambahkeun Edition KDE , Kubuntu , jeung server edition. [ citation needed ] Sakumna Edition Ubuntu ngabagikeun jeung common infrastructure, nu Matak ngajadikeun Ubuntu minangka unique platform anu skalana ti mimiti Consumer Electronics pikeun desktop, Ngawang-Ngawang jeung pikeun pausahaan computing. [ citation needed ] Developers can digawé desktop dina dina maranéhna miscellaneous jeung choice could send code ka ka nu dioperasikeun dina cloud server Ubuntu Server Edition. [2]References
- ↑ a b c (id) Linux For Human Beings (diilik dated September 17, 2011)
- ↑ a b (en) About Ubuntu (accessed 17 September 2011)
- ↑ (en) Benjamin Hill, Matthew Helmke, Amber Graner. , 2011. The Official Ubuntu Book. Prentice Hall: Canonical, Ltd..
- ↑ Release List ubuntu (Accessed September 17, 2011)
- ↑ "Jaunty Release Schedule" . ubuntu.com. https://wiki.ubuntu.com/JauntyReleaseSchedule . Retrieved on 18 April 2009.
- ↑ "Karmic Release Schedule" . ubuntu.com. https://wiki.ubuntu.com/KarmicReleaseSchedule . Retrieved on August 24, 2009.
- ↑ https://lists.ubuntu.com/archives/ubuntu-devel-announce/2009-February/000536.html
- ↑ https://wiki.ubuntu.com/LucidLynxSchedule
- ↑ http://ostatic.com/blog/ubuntu-version-9-10-code-named-lucid-lynx
- ↑ https://wiki.ubuntu.com/MaverickReleaseSchedule
- ↑ https://wiki.ubuntu.com/MaverickMeerkat
- ↑ https://wiki.ubuntu.com/NattyReleaseSchedule
- ↑ https://wiki.ubuntu.com/NattyNarwhal
Langganan:
Postingan (Atom)